Cunduk waktu nu rahayu, niggang mangsa nu sampurna, niti wanci nu mustari...
Senin, 03 Januari 2011
# Sebut saja PERMINTAAN..
Misteri, gila...semakin rapat, cepat kutolakkan peluru ke arahmu..Semakin kuat dan kokoh yang terjadi. Konstanta “x” pada persamaan linear 3 variabel. Apa itu? Bagaimana? Tentu...tidak ada pembenaran untuk mempertahankan “y” dan “z”, ya... memang begitu seharusnya. Dihapuskah? Diusirkah? Dihimbaukah? Susah nampaknya...Taukah bahwa setiap pertanyaan itu adalah untuk dijawab,,,Retoriskah? Itu pembelaan!!
Dia, atau kamu dan mungkin mereka, BUKAN AKU. Makhluk yang mempunyai simbol lingkaran berpanah. Hei,,,berhentilah berteka-teki. Ada 10 kotak disini, kenapa? Kenapa hanya 9 yang tepat menurutku. Aku yang keliru ataukah terlalu rumit sebenarnya...senang kalian dengan ini, ingin menambah lagi? Uhhhh....berguru dari nikotin rupanya.
Rumit, kau selalu bilang makhluk terindah di muka bumi itu rumit. Bukan, hanya sedikit lambat saja kalian dengan kepekaan. Ya, sepertinya aku membutuhkan cermin cekung, lalu meletakkan kalian tidak lebih jauh dari titik fokus. Setidaknya, fakta-fakta di jiwa dan pikiran kalian dapat tercermin lebih NYATA dan BESAR.
Lama, jauh sudah aq mencoba memisahkan imbuhan itu dari kata dasarnya. Mungkin akan dapat lebih mudah ditelusuri makna aslinya. Tapi,,,kenapa bisa terjadi...dapatkah kata berimbuhan terbuka dari kata berimbuhan juga? Mustahil saja rasanya. Rumit,,,ya kalian yang rumit....memikirkan dengan tidak sederhana dari sesuatu yang sangat sederhana. Apakah bukan itu yang namanya Rumit!!!
Bingung terkadang, bukan tidak tau sepertinya. Apakah bagian dari kedewasaan menurutmu? Tapi... malah kekanak-kanakan menurutku. Atau inilah yang dinamakan SIFAT? Semakin bingung saja tampaknya... Orang bilang, “memberilah jika engkau mau menerima”...yang terjadi? Kosong..ya, sepertinya tak ada harganya itu semua. Lebih parah lagi. Kritik kau bilang? Bukan....itu hanya sebuah kewajaran yang sedang diperjuangkan secara diam-diam, tapi tidak dimengerti sama sekali. Malah mencari-cari yang salah. Tau kamu, aq berjuang...berjuang untuk terus mengeluarkan lebah-lebah itu dari sarangnya. Lalu mengambil madunya dan menyiramkannya di hubungan ini. Ya, aku masih ingin bertahan.
Tapi, dengar...Aku juga ingin mengerti,,,ini bukan soal buah manggis yang isinya dapat diketahui sebelum dibelah. Ini soal manusia. Dengan komponen-komponen halusnya. Bisakah lebih jelas kalian memperlihatkannya kepada kami. Bukan apa-apa...ini penting!!! Kami ingin bahagia bersama kebahagiaan kalian...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar