Kamis, 16 Desember 2010

# Kataan,,,,"KITA BERBEDA....!!!" :) ;)



>>Dipersembahkan u/ smua pihak yg telah ataupun mau dngn senang hati mengubah format pikirannya ke dalam bahasa yg disebut orang dengan "POSITIF THINKING.


Apel boleh sama-sama apel, jeruk boleh sama-sama jeruk, tapi apakah sama yang segar dan yg busuk??? Orang waras tentu akan menjawab "berbeda". Apa yg membedakan? Jika kita tdk sedang mengalami masalah dgn sebagian indera, tentu kita dapat menjawabnya dengan WARAS juga. Hidung, lidah, mata, dan kulit kita otomatis tidak dapat berlagak seperti pinokio lalu memanipulasi reaksi yg seharusnya diutarakan dgn jujur. Aroma, rasa, warna, dan efek sentuhan-pun jelas akan berbeda diantara keduanya.


Berdasarkan pesan balasan dari indera kita, mana yg akan dipilih? Apel matang atau apel busuk? Anak kecil, polos yang belum kenal berbohong, 99,99% akan memilih apel matang. Kenapa? karena itulah yg enak dilihat, nikmat di lidah dan nyaman di perut. Namun, terkadang tidak kita sadari internalitas dari apel itu sendiri. Bila kita cermat dan tidak menanggalkan aspek PIKIRAN kita pada keterbukaan penilaian, tentu dapat menghasilkan pemahaman yg lebih atas keadaan dari kedua apel tersebut.


Apel yg disukai bnyk orng itu, yg enak rasanya, bagus warnanya, tentu dapat berbangga hati atas keadaan yg melekat padanya. Namun, tidak selayaknya merendahkan dan mengecap bhwa keunggulan 100% berada padanya. Kenapa? karena sesungguhnya bila kita mampu menggiring pikiran kita ke arah positif, tidak dapat mutlak dikatakan bhwa dia lebih baik dari apel yg bsuk. Apa yg dialami oleh kedua apel itu tentu saja berbeda. Apel matang itu misalnya, akan termakan sebelum dia b'hasil mengalami peristiwa pembusukan seperti yg dialami oleh apel yg kedua. Dia tidak akan merasakan penguraian zat2 makanan o/ bakteri yg ada di tanah ketika terjatuh nanti, tentu saja dia tidak mengalami peristiwa yg dinobatkan sebagai PENGALAMAN lebih dari si Apel busuk.


Sama dgn kita si makhluk berotak, makhluk yg seharusny dapat memanfaatkan pikiranny u/ sesuatu yg seyogyanya membutuhkan PEMIKIRAN. Apa yg patut disombongkan dari kita jika apa yg orng lain dapatkan sesungguhnya jauh lebih berharga dari apa yg kita punya? Apa yg patut disombongkan dari elemen2 yg kita sebut sebagai KELEBIHAN jika pada celah2 kekurangan orng lain jauh lebih besar manfaatnya u/ sesama. Jangan pula menyimpulkan bhwa kita lebih hebat dgn partikel2 besar yg tampak scra kasat mata, yang wah jika dipandang orang, yang dapat meninggikan drajat kita di depan MANUSIA yg sesungguhnya BUTA. Padahal, lebih bnyak partikel2 halus yg dmiliki orng lain dalam hidupnya. Partikel2 yg jauh lebih berharga dalam jejak langkah kita, YANG SESUNGGUHNYA jauh lebih ditinggikan manusia yg benar2 mau berfikir dan menggunakan mata hatinya. ya. . .itulah PENGALAMAN BERHARGA.


U/ pihak2 yg merasa belum m'peroleh apa yg diusahakannya, bukalah penerimaan pada apa yg telah didapatkan dalam prosesnya. Sambutlah lembar demi lembar tantangan yg lebih penting dari sekedar hasil akhir karena tidak ada rumus pasti dlm dunia ini. Yang ada hanya kesepakatan bhwa AKIBAT adalah RESULT dari SEBAB. Ber'POSITIF THINKING'lah pada apa yg seharusny disyukuri dan dibingkai dalam PENGALAMAN BERHARGA, tak ternilai dgn ukuran2 yg hanya akan menjadikanny sama dgn partikel2 kasat mata yg biasa.


Ya, ,yg terpenting adalah niat dan aplikasiny u/ terus menggunakan detik perdetik waktu yg ada dgn halc yg dapat menggembirakan scra sistemik. Baik itu diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun lingkungan alam. Entah itu dapat terwjud hari ini, esok atau nanti. Jika pelecehan datang dari para pengacau, tetaplah lebarkan senyuman dan katakan, "KITA BERBEDA"^.^, , ,tak ada generalisir untuk satu hal ini. . .=)

0 komentar: