Cunduk waktu nu rahayu, niggang mangsa nu sampurna, niti wanci nu mustari...
Kamis, 16 Desember 2010
# The Power of Love...(untuk setiap jiwa yang bernyawa,,,:)..
Cinta,,,Tak akan bisa terdefinisi secara universal. Saya mendefinisikan cinta sbgai investasi jangka panjang permanen. Namun, bukan itu yang ingin saya selami kali ini.
Saya kembali mengatrol tema cinta dari kedudukannya yang amat mendalam. Kemudian melambungkannya dengan visi menebarkan dan memengaruhi setiap jiwa yang bernyawa karena hanya sesuatu yang tidak mengandung tanda-tanda kehidupanlah yang alpa dari rasa cinta.
Cinta, tidak pernah ia berdusta dalam memberikan efeknya. Kepuasan akan merajai ketika kita dihadapkan pada sesuatu yang kita cintai, meskipun pengorbanan diharuskan untuk membawanya pada sebuah KEABADIAN.Sebaliknya, bila kita diharuskan bersekutu dengan apa yang kepadanya tak ada label cinta, niscaya keabadian tidak akan mengudara dan memamerkan eksistensinya.
Lalu, seberapa besar cinta mengumandangkan kekuatannya?
Memori saya terbuka dan merujuk pada suatu file tentang ilmu fisika "Hukum Kekekalan Energi." Energi tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan. Darinya terbentuk persamaan:
Energi Mekanik (Em) = Energi Potensial (Ep) + Energi Kinetik (Ek)
Apa kaitannya dengan kekuatan cinta???Hasil pengumbaraan saya akhirnya berlabuh pada sebuah teori " Cinta hadir dengan segala keegoisannya, dia tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan, tidak dapat seenaknya diatur oleh setiap indera dan tentukan kapan dan bagaimana kita mencintai atau bahkan membenci suatu hal.
Cinta layaknya Energi Potensial, dalam diam sesungguhnya energinya persiapkan kekuatan yg maha dahsyat yang suatu saat pergerakannya mampu menggelegar dan mengguncangkan dunia. Cinta menunggu stimulus2 yang dapat menggebraknya untuk bertransformasi dalam sebuah energi yang mampu membuka dan menggerakan hati yang telah mati. Seperti Energi Kinetik, cinta dapat menjadi motor dalam setiap kehendak, menggiring pada suatu keadaan yang orang sebut dengan KEBAHAGIAAN. Tanpa cinta, hanya akan terbentuk sebuah keadaan tanpa kebersamaan. Hanya akan ada sebuah kondisi tanpa makna, lalu terbentuklah histori tanpa ada istilah "saling memberi."
Janganlah mau menghasilkan sebuah keeksisan yang semu karena hanya dengan irama cintalah hasilnya mampu berikan teladan kepada setiap lini kehidupan dan menggiringnya pada sebuah kesuksesan yang tak khayal kekayaanpun terproduksi sebagai suatu hal yang bukan ditujukan untuk merendahkan orang lain bahkan menjadikan pribadi yang angkuh dan punya hati namun tak berfungsi.
Untuk setiap jiwa yang bernyawa, jangan pernah memaksakan cinta. Biarkan reksinya ditimbulkan dari kerja impuls2 syaraf sensorik dan motorik dengan bantuan syaraf penghubung tentunya. Dan peliharalah dengan indah atau biarkan saja cinta hendak kemudikan arahnya kepada rasa yang semakin menggelora atau justru tertelan dan kemudian mengalami perubahan kimiawi menjadi unsur-unsur yang tidak akan ikut berpartisipasi lagi dalam romansa kehidupan.
Percayalah seperti kata pepatah, "Mati satu tumbuh seribu" Cinta akan selalu ada dan selimuti hati kita. Bahkan bangkainya sekalipun dapat menumbuhkan tunas-tunas cinta dengan kuantitas dan kualitas yang jauh lebih kuat, lebih besar dan lebih matang, jika kita mau terus memahami makna cinta tentunya.
Untuk setiap hal yamg kemarin, sekarang, atau besok turut mngisi persen-persen di hatiku, LUV U ALL......^.^ entah bagaimana caranya saya harus berterima kasih. Karena tanpa kalian saya hanya akan menjadi jiwa2 yang lemah, pasrah begitu saja pada keadaan,dan tidak mustahil dihinggapi sejuta kebencian...Trima kasih.................1000x^.^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar